Simple E-Liquid Bagi Brewer Pemula, sebagai sarana belajar yang efektif pada tahapan awal. Tidak dapat dipungkiri bahwa memiliki hobi nge-Vape adalah kegiatan yang menghabiskan banyak uang. Dari harga alat Vape sampai harga e-liquid nya yang cukup bikin pusing. Harga e-liquid lokal saja sudah lebih dari 100 ribu rupiah, apalagi yang premium atau bahkan import pasti lebih mahal daripada itu. Tapi apakah kita akan menyerah akan hal itu dan tidak nge-vape lagi?

Image result

Cloud Vapours

Karena beberapa masalah itu banyak pengguna vape yang memutar otak untuk setidaknya menghemat pengeluaran dalam pembelian e-liquid. Kebanyakan pengguna vape akhirnya berfikir untuk membuat e-liquid nya sendiri (brewing) untuk digunakan sehari-hari (daily vape). Tapi hal ini-pun memiliki banyak kendala bagi para pemula dalam membuat e-liquid sendiri (DIY). Kebanyakan dari brewer pemula menyerah karena e-liquid yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan awal ketika membuat. Harga perasa yang layak digunakan saja sudah mahal.

Perbedaan RDA, RTA dan RDTA

Kenapa dinamakan kawat Clapton?

Perbedaan Atomizer Authentic dengan Clone

Maka dari itu, membuat simple e-liquid adalah jawaban serta sebagai batu loncatan dalam pembuatan e-liquid DIY. Ini adalah beberapa simple e-liquid bagi brewer pemula yang di rekomendasikan untuk dibuat.

Clone dari Hangout Liquid (Lassi version)

Vaporizer - Simple E-Liquid Bagi Brewer Pemula

Dari resep Haekal Abdullah yang dia unggah di e-liquid-recipes.com, tiruan (clone) dari hangout liquid ini sangatlah sederhana dan mudah untuk dibuat. simple e-liquid yang tidak perlu melakukan steeping yang lama, cukup dikocok sampai homongen dan langsung dapat digunakan (shake and vape). Lalu simple e-liquid ini tidak banyak menggunakan perasa (flavouring), hanya menggunakan 1 perasa, chiller dan sweetener.

Resep bisa di lihat di e-liquid-recipes.com.

Strawberry Cream 

ini adalah resep dari New Amsterdam Vape. Resep yang hanya membutuhkan 3 perasa, sangat cocok untuk yang ingin belajar Steeping. E-liquid ini membutuhkan waktu steeping setidaknya satu minggu untuk menghasilkan rasa yang sempurna. Karena beberapa perasa yang bersifat creamy membutuhkan waktu steeping yang lebih lama daripada perasa bersifat fruity.

Strawberry Apple

Resep e-liquid dari New Amsterdam Vape  ini salah satu yang paling cocok untuk pemula yang ingin mencoba mencampur perasa. E-liquid ini hanya membutuhkan 2 macam perasa dalam pembuatannya. Dalam mebuat resep ini kita dapat memahami karakter rasa dan presentase perasa yang dibutuhkan dalam resep. Resep ini juga membutuhkan waktu steeping 1-2 minggu untuk mendapatkan hasil rasa yang diharapkan.

Sebagai pemula memahami konsep pembuatan resep e-liquid sangatlah penting. Belajar memahami pembuatan dan cara membaca resep e-liquid dapat dilakukan secara otodidak dari beberapa website dan channel youtube yang ada. Seperti DIY or DIE, New Amsterdam Vape , atau Haekal Abdullah dan banyak yang lainnya. Ini adalah hal penting dan mendasar dalam membuat e-liquid sendiri.

Membuat simple e-liquid bagi brewer pemula sangatlah penting. Hal ini sebagai cara belajar yaang efektif karena tidak perlu memerlukan banyak perasa (flavouring), artinya tidak memerlukan banyak dana yang keluar. Tetapi dapat menghasilkan e-liquid yang layak dan dapat digunakan sehari-hari.

Setelah membuat simple e-liquid, brewer pemula dapat memahami kosep dasar dan karakter rasa dari masing-masing perasa. Setelah itu dapat melangkah ke tahapan selanjutnya sehingga menjadi expert brewer. Tetapi jangan lupa untuk sharing ya! kenapa tidak?

Tips Membuat (Brewing) Eliquid untuk Pemula